Sharing seputar Dunia Tkj dan Blogging ^^

Showing posts with label Monitoring. Show all posts
Showing posts with label Monitoring. Show all posts

Tuesday, October 25, 2016

Memasang Htop untuk Monitoring Process pada Server

Mengetahui atau mengecek suatu proses apa saja yang berjalan pada sebuah server merupakan suatu kegiatan yang penting, guna untuk menjaga agar server tetap berjalan dengan segaimana mestinya. Atau untuk sekedar mengetahui proses apa yang menggagu hingga membebani server.

Tulisan-tulisan sebelumnya kita telah membahas beberapa aplikasi untuk memonitoring server, mulai dari memonitoring database sampai web server. Kebanyakan tulisan sebelumnya berupa GUI, oleh karena itu pada kesempatan kali ini penulis akan memberikan sedikit pengetahu mengenai bagaimana cara memontoring server via CLI.

Yakni kita gunakan htop. Apa itu htop? Htop adalah tool atau aplikasi interaktif yang berfungsi untuk monitoring proses sistem pada Linux. Tool ini bekerja dengan menampilkan daftar lengkap dari proses sistem yang sedang berjalan dan juga tentunya mudah untuk digunakan dalam menangani proses sistem yang berjalan seperti mematikan (kill) salah satu proses yang sedang berjalan. Bagi Anda pengguna GNU/Linux mungkin sudah cukup mengenal perintah top, yakni perintah bawaan dari GNU Core. Nah htop ini mirip seperti top akan tetapi lebih banyak memiliki fitur dibandingkan top.

Langsung saja untuk memasang htop cukup lakukan perintah di bawah ini:

Pengguna Ubuntu/Debian
$ sudo apt-get install htop
Pengguna Centos/Fedora/RHEL
-------------- Pengguna RHEL/CentOS 7 --------------
# wget http://pkgs.repoforge.org/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.3-1.el7.rf.x86_64.rpm
# rpm -ihv rpmforge-release-0.5.3-1.el7.rf.x86_64.rpm

-------------- Pengguna RHEL/CentOS 6 --------------
# wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.x86_64.rpm
# rpm -ihv rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.x86_64.rpm

-------------- Pengguna RHEL/CentOS 5 --------------
# wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.x86_64.rpm
# rpm -ihv rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.x86_64.rpm

-------------- Pengguna Fedora 21 ke bawah --------------
# yum install htop 

-------------- Pengguna Fedora 21 hingga ke atas --------------
# dnf install htop  
Jika sudah memasang htop, langsung saja Anda ketik htop, dan akan menampilkan seperti gambar di bawah ini:
Anda bisa melihat sendiri penggunaanya sangat mudah bukan? Anda cukup menekan tombol F1 sampai dengan F10 disesuaikan dengan perintah. Contoh jika Anda ingin menutup suatu aplikasi yang menurut Anda berat, langsung saja tekan tombol F9 lalu Enter, dan aplikasi tersebut akan tertutup secara paksa (kill).

Thursday, September 22, 2016

Memonitoring MySQL/Mariadb dengan Mytop di Debian dan Ubuntu Server


Kegiatan memonitoring atau mengawasi suatu server adalah hal yang perlu demi menjaga kualitas dan performa yang diberikan. Tulisan lalu kita telah banyak membahas mengenai aplikasi monitoring untuk web server. Kali ini penulis akan membahas mengenai  aplikasi untuk memonitoring database server yang cukup banyak digunakan yakni MySQL atau Mariadb.

Untuk memonitoring MySQL/Mariadb kita menggunakan aplikasi FLOSS (Free/Libre Open Source Software) yakni mytop. Kabar baiknya mytop berada dalam official repository pada server berbasis Debian, Ubuntu atau derivatifnya.

Langsung saja kita pasang mytop dengan cara berikut:
$ sudo apt-get install mytop

Setelah selesai, cara masuk ke mytop ada 2 cara:
  1. Menggunakan cara:
    $ mytop --prompt
    lalu nanti Anda akan dimintai password root dari database server Anda.
  2. Menggunakan cara:
    $ mytop -u root -p'PasswordAnda'
Hasilnya Anda akan melihat seperti gambar di bawah ini:
Jika Anda ingin keluar dari mytop, tekan tombol q. Adapun berikut perintah lengkapnya:
Untuk menampilan perintah seperti gambar di atas, Anda bisa menekan tombol tanda tanya ?.

Semoga bermanfaat.

Saturday, August 6, 2016

Monitoring Network dengan Bmon di Ubuntu



Bagi seorang SysAdmin memonitoring server adalah hal yang perlu dilakukan guna untuk menjaga kualitas server tersebut jika terjadi segala sesuatu yang tidak dinginkan.

Tulisan kali ini di linuxku.com adalah tentang salah satu aplikasi kecil dan bersumber terbuka (open source) yang memonitori aktifitas networking, yakni dengan Bmon.

Bmon adalah aplikasi kecil nan ringan yang membantu Anda memonitoring dan debug networks. Ia menampilkan statistik network yang terhubung dengan cara menampilkan tampilan yang mudah dibaca oleh orang. Anda juga dapat berinteraksi bmon You can also interact with bmon melalui curses atau melalu script.

Cara Memasang

Untuk memasang bmon dibutuhkan kompilasi (compile), karena bmon ini tidak tersedia dalam lumbung resmi (official repository) di Ubuntu atau Debian. Sebelum mengkompilasi, kita perlu memasang dependensi bmon, yakni:
$ sudo apt-get install git build-essential make libconfuse-dev libnl-3-dev libnl-route-3-dev libncurses-dev pkg-config dh-autoreconf
Kemudian kita cloning lumbung bmon di GitHub:
$ git clone https://github.com/tgraf/bmon.git
Setelah itu, baru kita lakukan kompilasi bmon:
$ cd bmon
$ ./autogen.sh
$ ./configure
$ make
$ sudo make install
Setelah selesai mengkompilasi, Anda bisa langsung mengeksekusi bmon tersebut dari Terminal.
$ bmon

Cara Menggunakan

Adapun cara menggunakan bmon cukup mudah hanya tinggal ketik:
$ bmon
Maka ia akan menampilkan, seperti gambar di bawah ini:

Untuk keluar dari aplikasi, tekan tombol q.

Menarik bukan? Semoga bermanfaat :)

Wednesday, June 29, 2016

Monitoring Web secara Real-Time dengan Apachetop


Artikel lalu kita telah membahas mengenai cara penginstalan LAMP (Linux, Apache, MySQL/Mariadb, PHP). Nah, sekarang kita bahas bagaimana cara memonitoring lalu lintas apache tersebut secara real-time. Tujuannya adalah mengetahui berapa banyak pe-request web dalam tiap detiknya. Yakni dengan Apachetop.

Apachetop adalah program kecil ringan dan powerful yang sangat berguna yang menampilkan statistik Apache secara real time. Apachetop dapat menunjukkan berapa banyak permintaan per detik yang datang, file apa yang telah diakses dan berapa kali. Hal ini juga dapat menampilkan yang hit suatu situs dan mengecek hit tersebut dari yang mana saja yang diakses.

Meskipun bernama Apachetop, tidak serta merta hanya dikhususkan untuk pengguna Apache. Anda juga bisa memonitori pada webserver lainnya seperti Nginx. Dan penulis sendiri telah mengimplementasikan apachetop di server yang menggunakan Nginx.

Lansung saja kita praktek. Untuk pengguna Debian/Ubuntu dapat langsung install dari official repository.
$ sudo apt-get install apachetop
Untuk pengguna Centos dan Fedora (untuk Fedora versi 20 ke atas gunakan dnf sebagai pengganti yum).
$ sudo yum -y install epel-release
$ sudo yum clean all
$ sudo yum -y update
$ sudo yum install apachetop
Bagi Anda pengguna Apache dapat langsung mengeksekusi dengan perintah:
$ sudo apachetop
Bagi Anda pengguna Nginx perlu diset letak berkas log Nginx Anda dengan perintah -f nama_berkas. Berikut ini contoh dari server penulis (saya menggunakan OS Ubuntu Server).
$ sudo apachetop -f /var/log/nginx/access.log
Secara default apachetop memonitoring statistik pengguna yang mengakses suatu website per-30 detik terakhir. Anda bisa menggunakan perintah -t untuk mengatur berapa detik untuk dimonitori. Contoh, misalnya per-500 detik langsung saja:
$ sudo apachetop -t 500
Lagi-lagi ingat bagi Anda pengguna Nginx pastikan set log Anda dengan perintah -f nama_berkas.
$ sudo apachetop -f /var/log/nginx/access.log -t 500
Juga secara default Apachetop me-refresh tiap 5 detik, Anda bisa menurunkan real-time refreshnya persatu detik jika Anda mau, dengan menambahkan perintah -d. Contoh:
$ sudo apachetop -d 1
$ sudo apachetop -f /var/log/nginx/access.log -d 1
Berikut ini contoh hasil rekaman penulis pada saat memontoring web server Nginx menggunakan Apachetop.

Semoga bermanfaat :)

Thursday, June 16, 2016

Memonitoring Network Traffic dengan Darkstat


 
Memontoring suatu peladen (server) adalah bagian tugas penting dari seorang SysAdmin. Ada tersedia cukup banyak peralatan atau aplikasi monitoring untuk server ini, dari mulai yang open-source hingga yang berbayar.

Kali ini penulis memperkenalkan salah satu tool aplikasi kecil dan ringan untuk memonitorisasi server khususnya untuk Network Traffic. Yakni dengan Darkstat.

Apa itu Darkstat?

Darkstat adalah aplikasi kecil, ringan dan cukup berguna untuk menangkap (capturing) lalu lintas jaringan, menghitung statistik tentang penggunaan, yang disajikan dalam bentuk laporan melalui HTTP sehingga dapat dilihat langsung dari browser secara realtime.

Fitur-Fitur Darkstat:
  • Network Traffic berbentuk grafik (bar chart), laporan per host, dengan menunjukkan port untuk setiap host.
  • Tertanam web-server dengan kompresi hingga tidak berat diakses langsung dari browser.
  • Asynchronous resolusi reverse DNS menggunakan proses child
  • Aplikasi Kecil, Portabel, Single-threaded dan Efisien.
  • Mendukung IPv6.

Cara Memasang Darkstat

Unduh kode sumber (source code) Darkstat dari situs resminya yakni:
https://unix4lyfe.org/darkstat/
$ wget https://unix4lyfe.org/darkstat/darkstat-3.0.719.tar.bz2
Kemudian ekstrak kode sumbernya dengan cara berikut:
$ tar -jxvf darkstat-3.0.719.tar.bz2
Pastikan Anda sudah memasang dependensi libpcap. Saya beri contoh untuk pengguna Ubuntu 14.04 LTS dan Ubuntu 16.04 LTS, untuk pengguna distro lainnya saya belum mencoba.
$ sudo apt-get install libpcap-dev
Kemudian masuk ke direktori Darkstat yang sebelumnya tadi telah kita ekstrak dari bz2.
$ cd darkstat-3.0.719
Lalu kompil Darkstat dengan cara berikut:
$ ./configure
$ make
$ sudo make install
Jalan lupa buka port 667 sebagai port default dari Darkstat, cara mudahnya yakni dengan UFW. Penulis asumsikan Anda pengguna UFW dalam Ubuntu Server.
$ sudo ufw allow 667
Cek Ethernet Anda menggunakan ip dengan cara berikut:
$ ip link



Kemudian langsung lakukan perintah berikut untuk mengjalankan Darkstat
$ sudo darkstat -i eth0
atau
$ sudo darkstat -i enp3s0
lalu buka browser Anda dengan mengetik alamat IP dengan port 667 contohnya:
http://127.0.0.1:667
Hasil dari statistik Darkstat seperti berikut:


Bagaimana cara men-stop darkstat? Langsung saja dengan killall:
$ sudo killall darkstat

Semoga bermanfaat :)