Sharing seputar Dunia Tkj dan Blogging ^^

Showing posts with label iptables. Show all posts
Showing posts with label iptables. Show all posts

Saturday, October 15, 2016

Memblokir Semua Port Kecuali Port Tertentu dengan iptables

  
Salah satu cara mengamankan suatu server adalah dengan menutup seluruh port baik yang masuk ataupun yang keluar, lalu membuka beberapa port yang dianggap penting seperti port SSH, http/https, dan lain sebagainya.

Tulisan kali ini, kita akan membahas tentang bagaimana cara memblokir seluruh port, kecuali port tertentu yang dibuka dengan memanfaatkan iptables.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa iptables merupakan aplikasi standard untuk penanganan firewall di GNU/Linux. Oleh karena itu, tulisan ini berarti dapat Anda implementasikan di seluruh distro GNU/Linux.
Tulisan sebenarnya hanyalah pengembangan dari tulisan sebelumnya yakni:
http://www.linuxku.com/2012/09/membatasi-akses-port-port-tertentu.html

Pertama-tama kita harus selalu flush terlebih dahulu, untuk memastikan semua sudah terdefinisikan atau belum:
# iptables -F
Kemudian pastikan loopback tidak terblokir:
# iptables -A INPUT -i lo -p all -j ACCEPT
# iptables -A INPUT -m state --state RELATED,ESTABLISHED -j ACCEPT
Kemudian baru kita buat rules bahwa port tertentu saja yang boleh. Contoh di sini penulis membuka 3 port, yakni 22 untuk SSH, 80 untuk httpp, dan 443 untuk https.
# iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --dport 22 -j ACCEPT
# iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --dport 80 -j ACCEPT
# iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --dport 443 -j ACCEPT
Langkah terakhir
# iptables -A INPUT -j DROP
Mudah bukan? Jika Anda masih merasa kesulitan, saya sarankan gunakan UFW saja. Anda bisa membaca tulisan mengenai UFW pada postingan sebelumnya.

Semoga bermanfaat.

Wednesday, June 8, 2016

Cara Menginstall UFW di Fedora, Centos dan RHEL

   
Sebelumnya kita telah membahas mengenai UFW konfigurasi berserta instalasinya, di sana tertulis bahwasanya UFW ini tidak terdapat dalam lumbung resmi (official repository) di Fedora, Centos ataupun RHEL.

Cukup disayangkan memang, karena UFW ini merupakan tool untuk mempermudah kita dalam pengaturan iptables yang mana telah kita ketahui iptables adalah perangkat yang digunakan GNU/Linux sebagai firewall, dan iptales ini cukup sulit bagi pengguna awam.

Tulisan ini membahas menganai cara instalasi UFW dari sumbernya (source code) agar dapat digunakan di Fedora, Centos ataupun RHEL.


Tahap Instalasi dan Konfigurasi

Penulis memberikan contoh gambar di sini pada Fedora 22 yang telah penulis praktekan. Bagi Anda pengguna Centos atau RHEL tidak perlu khawatir, karena caranya sama saja dengan yang ada di sini.

Pertama-tama unduh (download) terlebih dahulu source code UFW di:

https://launchpad.net/ufw

Anda bisa gunakan wget untuk mengunduhnya atau manual unduh langsung dari situsnya. Penulis asumsikan Anda sedang berada dalam server yang mana server tersebut full CLI. Maka gunakan wget.
$ wget https://launchpad.net/ufw/0.35/0.35/+download/ufw-0.35.tar.gz

Kemudian extract UFW tersebut:
$ tar xvzf ufw-0.35.tar.gz

Lalu masuk ke direktori hasil extract UFW tadi:
$ cd ufw*
Lalu install UFW dengan metode root.
$ sudo su
# python ./setup.py install
Cek apakah UFW sudah terinstalasi dengan benar?
$ sudo ufw status



Jika Anda mengalami error terdapat pesan peringatan seperti gambar di atas, lakukan set permission beberapa file dari contoh gambar di atas.
Berikut ini skrip yang sudah penulis sediakan Anda tinggal copas (copy-paste) saja:
sudo chmod 751 /etc/default/ufw /lib/ufw/ufw-init /etc/ufw/ufw.conf /sbin/ufw /etc/ufw/applications.d/ufw-mailserver /etc/ufw/applications.d/ufw-chat /etc/ufw/applications.d/ufw-loginserver /etc/ufw/applications.d/ufw-proxyserver /etc/ufw/applications.d/ufw-fileserver /etc/ufw/applications.d/ufw-directoryserver /etc/ufw/applications.d/ufw-printserver /etc/ufw/applications.d/ufw-webserver /etc/ufw/applications.d/ufw-dnsserver /etc/ufw/applications.d/ufw-bittorent

Setelah itu cek kembali apakah masih terdapat tanda peringatan (warning) ?
Jika sudah seperti gambar di atas artinya Anda telah sukses memasang UFW pada Fedora/Centos/RHEL.

Tahap Implementasi


Seperti artikel sebelumnya pertama-tama kita blokir semua port yang masuk dan buka semua port yang keluar.

$ sudo ufw default deny incoming
$ sudo ufw default allow outgoing

Kemudian buka beberapa port yang umum seperti port SSH, Web, dan FTP misalnya:
$ sudo ufw allow ssh
$ sudo ufw allow www
$ sudo ufw allow https
$ sudo ufw allow ftp

Langkah terakhir aktifkan UFW.
$ sudo ufw enable
$ sudo ufw status
 
Jika sudah seperti di atas artinya semua telah sukses di lakukan, semoga tulisan ini bermanfaat.

Tuesday, June 7, 2016

Mudah Mengatur Firewall dengan UFW


Firewall adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman (wikipedia).

Firewall bagi sebuah server adalah hal yang mutlak sangat penting, oleh kerena itu bagi Anda seorang SysAdmin mempelajari mengenai firewall.

Di GNU/Linux kita mengenal dengan sebuah utilitas bernama iptables, yang mana iptables ini adalah semacam daftar firewall dari IP dan Port mana saja yang dapat keluar masuk di komputer. Sayangnya, pengaturan iptables ini terbilang rumit apalagi bagi pemula, karena kalau sembarang nanti malah yang seharusnya tidak diblokir malah terblokir.  Akan tetapi tidak lagi untuk sekarang, sejak adanya UFW semua masalah mengenai firewall di GNU/Linux menjadi lebih mudah.


Apa itu UFW ?

UFW adalah kependekan dari Uncomplicated Firewall sebuah aplikasi front-end dari iptables yang ringan, powerful dan sangat mudah digunakan untuk mengatur firewall. UFW ini penulis rekomendasikan bagi Anda yang pemula dalam mengatur iptables. Biar bagaimanapun UFW ini adalah front-end dari iptables jadi dengan kata lain ketika Anda mengatur firewall dengan UFW sama saja mengatur firewall di iptables.

Pengguna Debian dan Ubuntu
$ sudo apt-get install ufw

Centos, Fedora, RHEL
Sayangnya UFW ini tidak tersedia bagi Anda pengguna Centos, Fedora dan RHEL. Anda bisa meng-compile-nya langsung dari tautan berikut:

https://launchpad.net/ufw/+download

Atau jika memang susah nantikan artikel selanjutnya di linuxku.com mengenai UFW di Centos/Fedora/RHEL.

Pengaturan UFW

Pertama-tama blokir semua port yg masuk, unblock semua yang keluar:
$ sudo ufw default deny incoming
$ sudo ufw default allow outgoing

Kemudian buka beberapa port yang umum seperti port SSH, Web, dan FTP misalnya:
$ sudo ufw allow ssh
$ sudo ufw allow www
$ sudo ufw allow https
$ sudo ufw allow ftp

Secara asali (default) UFW telah mendaftar beberapa port penting seperti ssh, www, ftp, https, ldap, pop3, smtp dan lain-lain. Oleh karenanya Anda tidak perlu menghafal berapa port default dari ssh, smtp, pop3 dan sebagainya cukup tuliskan namanya saja.

Selain itu Anda bisa cek sendiri aplikasi apa saja yang ada didaftar UFW dengan perintah berikut:
$ sudo ufw app list


Contoh di atas akan berbeda-beda hasilnya dengan komputer / server Anda, kebetulan penulis memasang beberapa aplikasi Apache, CUPS dan Nginx.

Untuk melihat aplikasi apa saja yang telah terdaftar di UFW bisa Anda lihat, modifikasi, hapus dan tambahkan di:
$ ls -l /etc/ufw/applications.d/

Misalnya Anda ingin menyunting Nginx dengan cara:
$ sudo nano /etc/ufw/applications.d/nginx

Maka hasilnya akan seperti contoh gambar di bawah:


Mengaktifkan UFW

Setelah Anda mengkonfigurasi UFW seperti cara di atas, langkah selanjutnya yakni mengaktifkan UFW nya langsung ikuti perintah di bawah:
$ sudo ufw enable

Lalu cek apakah UFW sudah aktif atau belum:
$ sudo ufw status


Langkah selanjutnya tinggal Anda berikan saja akses pada IP atau Port yang Anda ingin blok atau izinkan misalnya:
sudo ufw allow 9000
sudo ufw deny 8000
sudo ufw allow from 10.0.0.0/8

Mudah bukan? Semoga bermanfaat ??

Sumber: