Sharing seputar Dunia Tkj dan Blogging ^^

Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

Tuesday, July 18, 2017

Perkenalan Endless OS Bagian 2: Full Edition



Pada Bagian 2 ini membahas Endless OS Full Edition dengan Basic Edition. Perbandingannya, File Instalasi Full berukuran ISO 6GB (Bahasa Indonesia), sementara Basic hanya 2GB. Full berisi Ensiklopedia Offline sementara Basic tidak. Full berisi sekian banyak sampel video yang bisa ditonton offline, sementara Basic tidak. Juga, Full berisi lebih banyak aplikasi bawaan daripada Basic. Maka tulisan ini akan menyampaikan wujudnya Endless OS Full Edition Bahasa Indonesia kepada Anda semua.

Artikel ini lanjutan dari Bagian 1: Perkenalan Endless OS Basic Edition.

Thursday, July 13, 2017

Perkenalan Endless OS Bagian 1: Basic Edition



Pada artikel ini saya akan membahas tentang pengenalan-pengenalan mengenai OS terbaru yang resmi hadir di Indonesia yaitu "Endless OS" dan tentunya bisa di download secara gratis di website resminya endlessos.com.

Langsung Keperkenalan Dasar

Endless OS adalah sebuah sistem operasi GNU/Linux yang didesain mudah & lengkap untuk pengguna offline terutama di sektor pendidikan & pemakaian umum.

Friday, July 7, 2017

Perkenalkan Indahnya elementary OS Loki


Perkenalkanlah elementary OS Loki, OS keren yang memanjakan mata pengguna, yang menggabungkan keindahan ala Apple Mac OS X dengan software freedom dari GNU/Linux. elementary OS ialah sistem operasi ramah-pengguna yang mudah dipakai untuk semua kalangan. Versi terbarunya pada Juli 2017 ini ialah 0.4 dengan nama kode "Loki". Artikel ini akan memperlihatkan kecantikannya bagi semua pembaca baik yang berlatar belakang Mac OS X maupun Windows.

Tampilan Luar


Sesungguhnya antarmuka pengguna elementary OS dikenal sangat mirip Mac OS X, tampak dari desainnya yang sederhana tetapi elegan. Ciri muka elementary ialah tersusun dari satu panel atas dan satu dock bawah, mirip Mac OS X, tetapi dengan menu drop-down padanya. Ciri khas tampilan ini yang tidak ada duanya di GNU/Linux mana pun untuk sekarang. Juga, elementary OS mendukung Bahasa Indonesia untuk tampilannya.


File Manager


Di Windows orang memakai Explorer, di Mac OS X ada Finder, dan di elementary OS ada Pantheon Files. Pengelola berkas ini sangat minimalis dengan tidak adanya menu & settings, namun tetap cantik, elegan, dan punya kesan metalik. Ciri khasnya ialah satu klik untuk membuka file/folder (jadi bukan double-click). Siaa pun Anda, takkan butuh waktu lama untuk mengoperasikannya.



AppCenter


Di Ubuntu ada Software Center, di Android ada F-Droid, dan di elementary OS ada AppCenter. Program inilah yang menghubungkan pengguna dengan repositori di mana semua software disimpan & siap diunduh darinya. AppCenter ini juga yang bertugas membantu Anda update seluruh sistem atau aplikasi-aplikasi yang terinstal. Sekali lagi, komponen ini pun sangat minimalis dan sederhana tampilannya sehingga mudah dipakai pengguna.


Info Sistem


Detail spesifikasi komputer + informasi sistem operasi kita ditayangkan ringkas dan bagus di dalam "Control Panel" di elementary OS. Dari sini Anda bisa melihat versi OS, versi kernel, prosesor dan VGA, serta mengecek update dan melaporkan error.


Network Manager


elementary OS memanjakan Anda dengan fasilitas pengelola jaringannya yang hebat namun tetap ramah-pengguna, mudah sekali dioperasikan. Anda bisa menyambung WiFi maupun Ethernet seperti umumnya di OS lain, bahkan dengan sekali klik Anda bisa membuat WiFi Hotspot, sampai-sampai sambungan VPN pun (OpenVPN & PPTP didukung) simpel pengaturannya di sini. Anda yang mahasiswa dan karyawan kantor pun dimudahkan dengan pengaturan alamat proxy terpadu di dalamnya.



Control Panel


elementary OS lebih memanjakan Anda lagi dengan "Control Panel" yang penuh warna tetapi lengkap, selain itu enak dipandang desainnya. Di Windows orang kenal Control Panel, di Mac OS X orang kenal System Preferences, dan di elementary OS kita kenal System Settings (alias Switchboard) yang mencapai versi 2.0 pada rilis 0.4 Loki. Dengan System Settings inilah Anda mengatur seluruh perkomputeran Anda mulai wallpaper sampai akun-akun pengguna, dari suara sampai printer, dari keyboard sampai monitor. sudo apt-get install kazam


Animasi Desktop


Efek animasi elementary ini menarik sekali. Dia mendukung workspaces (banyak layar dalam satu desktop) dengan tombol Super+S, dia juga mendukung Spread dengan Super+W, selain itu berpindah-pindah antar workspaces dengan Super+Kanan dan Super+Kiri, dan Super+Atas untuk minimize/maximize jendela. Semuanya ditampilkan dengan animasi yang halus dan sedap dipandang.



Multimedia


Versi Loki ini bisa memutar audio & video berformat MP3 & MP4 secara bawaan. Tentu, selain dua format proprietary ini Loki pun bisa memutar format merdeka seperti OGG & WEBM. Dua program yang bertugas memutarnya diberi nama Music dan Videos (nama aslinya Noise dan Audience). Noise ialah program pemutar audio yang mirip Apple iTunes, dengan kesederhanaan tampilan dan segala kemudahannya. Audience ialah program pemutar video yang juga simpel dengan dukungan subtitle, playlist, dan preview tooltip (seperti di YouTube). Dengan dua fasilitas ini elementary OS sangat cocok buat masyarakat umum.


Peramban Web


elementary OS dilengkapi web browser sendiri bernama Epiphany. Tampilannya khas elementary alias mirip peramban Apple Safari di Mac OS X, dengan tata letak minimal (tanpa status bar, tanpa menu bar) yang otomatis mudah sekali dioperasikan semua orang. Kendati simpel, ternyata Epiphany sudah dilengkapi fitur incognito, history & bookmark, cookie & spell check.



Email


Program pembaca email di elementary sangat mudah digunakan. Bagi pengguna Gmail, cukup masukkan alamat & password tanpa pengaturan, maka semua email Anda langsung bisa diakses dalam hitungan detik. Inilah Geary Mail yang bertampilan elegan dan sederhana. Orang awam pun tidak butuh lama-lama belajar untuk mengoperasikannya.


Kalender


elementary OS sudah dilengkapi program kalender & pengelola jadwal yang hebat bernama Maya Calendar. Kalender satu ini sangat mudah digunakan terutama untuk mensinkronkan akun Google Calendar Anda dalam sekali pencet saja, bahkan dia pun sudah mendukung CalDAV (sistem yang sering dipakai di kantor-kantor, serta layanan seperti Fruux.com). Tampilannya yang minimalis memudahkan kita mengoperasikannya.



Penampil Gambar


Pembaca yang budiman, semua aplikasi bawaan elementary OS berpenampilan anggun, tak terkecuali Pantheon Photos ini (si penampil gambar). Dia bertugas menggantikan ACDSee bagi pengguna Windows dan iPhoto bagi pengguna Mac OS X. Pantheon Photos ini yang muncul setiap Anda membuka suatu gambar atau impor foto dari kamera atau ingin menata foto-foto yang tersimpan. Ia juga dilengkapi kemampuan cropping dan beberapa enhancements (kecerahan, saturasi, dll.). Maka tak perlu lagi pengguna elementary OS membutuhkan program lain untuknya.


Tentang elementary OS


elementary OS adalah sistem operasi free software yang berslogan "Sistem operasi yang cepat dan terbuka sebagai pengganti Windows dan OS X". Ia dikembangkan oleh elementary LLC., grup yang terdiri dari banyak desainer yang berkomitmen memproduksi OS untuk semua orang. elementary OS tergolong keluarga GNU/Linux dan merupakan turunan Ubuntu dengan manajer paket APT dan ia bisa instal software dari repositori Ubuntu. Versi terbarunya ialah 0.4 dengan nama kode "Loki" pada Juli 2017 ini. elementary OS bisa diunduh dari situs resminya https://elementary.io.

Gotong Royong!


elementary OS adalah free software yang dikembangkan secara massal-internasional. Semua orang diajak untuk bergotong royong membangun dan mengembangkannya, termasuk para pembaca yang budiman! Jika Anda ingin referensi asli, bacalah laman Ikut Terlibat dan perhatikan 6 Seksi yang bisa Anda isi. Namun jika Anda ingin gampang, berdonasilah atau cukup bantu penerjemahan elementary OS ke Bahasa Indonesia. Sebarkanlah info elementary OS ini ke teman-teman Anda di Indonesia.


Friday, November 4, 2016

Sekilas Pratayang Distro GNU/Linux BlankOn X "Tambora"



Sistem operasi BlankOn GNU/Linux sampai tulisan ini ditulis (4 November 2016) masih berada pada rilis stabil 9.0 (seperti tercantum di situs http://www.blankonlinux.or.id), belum mencapai rilis terbaru 10.0, yang rencananya dinamakan BlankOn X Tambora. Di antara hal baru dari Tambora yang dibahas di sini adalah panel kanan Manokwari, kertas dinding baru, dan beberapa tambahan. 

Mengenai Tulisan Ini


Saya menulis pratayang sistem operasi Tambora ini dengan memakai berkas citra BlankOn X versi prarilis (masih versi development) yang saya ambil dari http://cdimage.blankonlinux.or.id/blankon. Anda dapat memperoleh citra BlankOn X yang sudah berisi Manokwari versi sangat terbaru di http://cdimage.blankonlinux.or.id/blankon/livedvd-harian/current/. Catatan: saya menulis tulisan ini untuk mengajak rekan-rekan sesama penulis lainnya menulis tilikan BlankOn X Tambora bersama.


Penampilan Sekilas Manokwari


Versi terbaru Manokwari Desktop Environment yang diusung oleh Tambora memiliki tambahan signifikan yakni panel samping kanan. Menu Manokwari asli dan dock bawah masih dipertahankan, sebagaimana Manokwari lama di BlankOn 9 Suroboyo. Sebagaimana bisa Anda melihatnya, Tambora tampak seperti ini pada sekilas pandangnya.


Penampilan Panel Samping Kanan


Panel samping kanan adalah hal baru di Manokwari. Tidak hanya itu, tetapi baru pula bagi kelompok desktop environment di GNU/Linux secara umum. Di Manokwari, panel samping kanan ini berfungsi untuk menampilkan 1) pranala resmi BlankOn 2) pemutar audio 3) penampil cuaca lokal 4) pengaturan sistem 5) jam & tanggal. Di dunia GNU/Linux secara umum, desktop lain selain Manokwari yang punya panel samping semacam ini adalah Budgie (dari Solus OS) dan DDE (dari deepin).


Adanya bagian Bookmarks pada bagian teratas menu ini, menandakan strategi pemasaran terintegrasi yang memudahkan pengguna mengakses situs resmi, panduan, dan media sosial milik Proyek BlankOn. Saya suka Manokwari mengarah ke sana.

Penampilan Dock Bawah


Dock bawah ini (pada versi Tambora yang saya tilik) tidak difungsikan sebagai dock selayaknya pada Mac OS X, tetapi difungsikan sebagai ganti ikon-ikon shortcuts di desktop selayaknya di Windows. Saya tidak menemukan opsi apa pun yang bisa diubah dari klik kanan, juga, dock ini tidak autohide/autoshow menumpuk jendela di depannya. Dock ini secara bawaan sudah memuat ikon-ikon untuk program yang paling sering dipakai pengguna akhir seperti word processor, web browser, file manager, audio player, dan kalkulator.


Penampilan Pembalik Alt+Tab


Kunci pintasan Alt+Tab tidak akan menampilkan indikator overlay di tengah layar sebagaimana di desktop Windows maupun KDE, tetapi indikator itu digantikan oleh panel tambahan yang muncul di BlankOn Panel (panel atas) tepat di saat saya menekan Alt+Tab berkali-kali. Panel tambahan ini menampilkan ikon dan teks title bar dari program yang sedang dibalik (switching).


Konsumsi Memori


BlankOn X Tambora, memakan sekitar 600MB memori ketika idle. Servis "manokwari" memakan memori sekitar 60MB (servis tunggal yang paling makan memori), diikuti servis "mutter" (window manager) sekitar 18MB, kemudian servis applet.py sekitar 15MB. Nilai 600MB idle ini terbilang besar, karena dalam pratilik-pratilik yang telah saya lakukan, nominasi OS saya adalah (1) Ubuntu 16.10 (~1GB idle) "paling rakus memori", kemudian (2) elementary OS Loki (~700MB idle), kemudian (3) deepin 15.3 (~500MB idle). Berarti Tambora masuk di antara Loki dan Deepin, dengan ~600MB idle.

Pemakaian memori:


Daftar servis diurutkan berdasar pemakaian memori:


Kertas Dinding Tersedia


Wallpaper (kertas dinding) bawaan yang dimuat oleh Tambora semuanya foto atau gambar berkualitas tinggi. Di antara foto yang ada yang paling saya sukai adalah Gunung Rinjani ini. Direktori tempat kertas dinding bawaan BlankOn Tambora berada di /usr/share/backgrounds/.


Kesediaan Repositori


Walaupun sekarang BlankOn X Tambora ini masih berstatus prarilis, bagusnya, repositorinya sudah menyala dan siap melayani unduhan program dari kita. Saya mencoba menginstal program Shutter di Tambora secara online dan dilayani langsung oleh server http://arsip.blankonlinux.or.id.



Penutup


Pada 4 November 2016 ini saya menaruh harap nantinya dirilisnya BlankOn X Tambora terjadi dengan lancar dan penuh kebaikan. Manokwari terbaru ini memiliki potensi yang bagus, sangat minim konfigurasi sehingga cocok untuk masyarakat umum. Inovasi panel samping yang segar, baru, dan juga penuh potensi (ide-ide baru bisa datang dengan cepat). Terima kasih kepada Tim Pengembang BlankOn!

Tentang Manokwari


Manokwari adalah perangkat lunak terintegrasi yang menjadi tampilan luar desktop BlankOn. Manokwari dibangun di atas GNOME 3, dengan shell yang dibangun ulang memakai teknologi HTML5. Di antara komponen Manokwari yang paling mudah dikenali adalah BlankOn Panel (panel atas) dan BlankOn Menu (menu utama). Manokwari adalah perangkat lunak bebas & sumber terbuka (free software & open source) berlisensi GNU GPL v2.0, dengan kode sumber pengembangan berada di https://github.com/BlankOn/manokwari.

Tentang BlankOn


BlankOn adalah sebuah distribusi GNU/Linux buatan Indonesia yang memiliki desktop sendiri bernama Manokwari, yang mengusung pernak-pernik khas Indonesia, dari garis keturunan distribusi keluarga Debian GNU/Linux. BlankOn didesain untuk dapat berjalan di segala jenis komputer PC, termasuk yang berspesifikasi rendah, sehingga bisa digunakan oleh semua lapisah masyarakat Indonesia. BlankOn adalah sistem operasi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka (free software & open source), memberikan kebebasan kepada setiap pengguna untuk memakai, menjalankan, menyalin, mempelajari, mendistribusikan, dan mengembangkan. Situs resmi BlankOn adalah http://www.blankonlinux.or.id.